Makanan terakhir yang masuk ke perutmu ; mie ceker ayam. Ingat ketika kamu tertawa saat aku ngawur nyuapin kamu dan kuahnya muncrat ?
Minuman terakhir yg masuk ke kerongkonganmu ; air putih. Ingat ketika kamu mengajakku pergi, km menyempatkan diri minum, lalu menggamit lenganku?
Pakaian terakhir yg kamu kenakan ; kaos hitam, celana abu-abu, sepatu, dan jaket hijau. Ingat ketika kamu meminta pendapatku soal celanamu? Dan aku bilang “okay cool, it suits you. Now we are couple”. Karena aku pun punya celana abu. Lalu kamu tertawa.
Ingat ketika aku berkata “kenapa aku ingin peluk kamu lebih erat ya?” Lalu aku memelukmu dengan sangat erat dan kamu tersenyum, tertawa, sumringah.
Ingat ketika kamu berkata “aku rindu kamu.” Lalu kamu memelukku. Berbagi cerita. Lalu pergi mencari kesenangan.
Itu satu setengah jam yang lalu..
Ingat ketika aku mengusap dahakmu sambil berbisik “keluarin terus dahaknya. Kata dokter kalo dahakmu keluar kamu bisa bernafas.” Lalu kamu batuk kencang, tubuhmu berguncang, dan dahak keluar.
Ingat ketika aku berkata “you die, I die. Aku ga yakin apa di alam sana kita akan bertemu tapi paling gak aku mau mencoba. Aku akan mencobam” lalu seketika lenganmu menggenggamku erat, tubuhmu berguncang dan air mata menetes dari kedua matamu. Kepalamu bergerak2 ke arah suaraku.
Ingat ketika aku tertawa melihat kantung kencingmu yang cepat sekali penuh, dan aku menggantinya sambil berkata “dasar beser.” Hahaha
Ingat ketika aku mengusap wajahmu dari keringat yang terus keluar saat kamu kesakitan, dan aku menangis terisak.
Ingat ketika aku merebahkan kepalaku disampingmu sambil terus memanggil namamu “kembalilah kris, kembali pada kami. Namamu prawira. Prawira itu prajurit. Prajurit pantang menyerah. Dan seumur hidupku, selama kita kenal, aku ga pernah sekalipun ngajarin kamu menyerah.” Lalu kamu terbatuk2 mengeluarkan lendir bercampur darah yang segera kuusap, lalu kamu disuntik, lalu tenggorokanmu disedot suster dengan alat. Kamu tampak kesakitan. Dan tak bisa dibayangkan bagaimana hancurnya hatiku melihatmu seperti itu.
Dear krisnu,
Cintamu terlambat ku sadari. Cintaku terlambat ku tata rapi. Sekarang beri kesempatan untuk kita mencoba lagi. Biarkan aku mengecup keningmu, memelukmu, berbaring di sampingmu, seperti yang selama ini kamu inginkan. Biarkan aku bertengkar , saling memaki, lalu pergi mabuk berdua sambil tertawa.
Dear krisnu,
Kumohonkan pada Tuhan kesembuhanmu. Bukan kematianmu. Tak sekalipun aku hendak berdoa “tuhan beri ia yang terbaik.” Sebab aku takut, sangat takut jika yang terbaik untukmu adalah justru kepergianmu. Sebab aku terlalu takut jika keinginanku, keinginan ibumu dan kawan2mu, berbeda dengan keinginan Tuhan.
Aku tahu kamu ingin keluar dari situasi ini. Keluarlah. Ayo bikin zine, bikin clothingan, bikin band, ayo berjalan denganku. Janjiku akan ku tepati padamu. Tentang hal-hal yang ingin kamu lakukan.
Terima kasih untuk cintamu.
Dan biarkan aku membalasnya.
Negara – singaraja.
7 mei 2013 – till now.
Love,
Meme.
